KonverterTeks

Encoder & decoder URL

Percent-encode teks untuk URL atau decode %20 yang membingungkan kembali jadi teks terbaca.

0 karakter · 0 kata

Cara memakai

  1. Pilih Encode untuk membuat teks aman-URL, atau Decode untuk membuat URL terkode jadi terbaca.
  2. Tempel teks atau penggalan URL kamu ke kotak masukan.
  3. Salin hasilnya ke query string, analisis log, atau dokumen kamu.

Pertanyaan yang sering diajukan

Sebaiknya encode seluruh URL atau bagiannya saja?

Bagiannya saja — nilai query atau segmen path satu per satu. Meng-encode URL utuh juga akan meng-encode pemisahnya (:, /, ?, &) dan merusaknya.

Mengapa + ter-decode menjadi spasi?

Formulir HTML secara historis meng-encode spasi sebagai +. Decoder menghormati konvensi itu, dan %20 juga ter-decode menjadi spasi.

Bagaimana dengan deretan tidak sah seperti %E0%A4%A?

Decoder melaporkannya sebagai tidak valid alih-alih menebak — deretan persen yang terpotong atau cacat tidak bisa di-decode dengan aman.

Tentang alat ini

URL hanya mengizinkan sekumpulan kecil karakter, jadi sisanya harus di-percent-encode: spasi menjadi %20, ampersand %26, dan karakter non-Latin menjadi deretan byte UTF-8 seperti %C3%A9. Kamu menemui ini setiap kali merakit query string manual, men-debug webhook, membaca log server, atau menempel tautan penuh %25. Encoder menerapkan pengkodean komponen — aman untuk nilai query dan segmen path. Decoder membalikkannya dan juga memperlakukan + sebagai spasi, konvensi pengiriman formulir HTML, serta menandai deretan persen yang cacat alih-alih merusak teks.